Selasa, 02 Februari 2010

Hidup dalam komunitas

Komunitas berasal dari bahasa latin= communitas yang berarti "kesamaan", kemudian dapat diturunkan dari communis yang berarti "sama, publik, dibagi oleh semua atau banyak

mengapa perlu kita dalam hidup berkomunitas?
karena komunitas itu adalah sebuah kehidupan...
dimana komunitas itu berperan penting seperti keluarga kita sendiri,meski kita hanya berteman..

komunitas perlu dilandasi dengan yang berbentuk SALING.
yaitu saling membantu,membangun,menasehati,dll

sedikit ilustrasi dr komunitas. kesaksian dari saya pada tanggal
3 feb 2010
jam 11 siang tepatnya..

dulu dia adalah hidup di dalam komunitas sel(KOMSEL) bareng sama saya...
sekitar 4 tahun yang lalu.....
KOMSEL di JEMB 2, ketika itu saya setelah beberapa bulan pindah komsel.
lalu ketika 1 tahun ke depan saya sudah menjadi Pemimpin Komunitas Sel (PKS)
dan sudah sampai beberapa waktu lamanya saya menjadi Pemimpin di SPK(Saya Pengikut Kristus)

apa itu SPK?
spk itu adalah sebuah komunitas yang bertujuan untuk mereka mengalami Kristus dan menjadi murid Kristus..
saat itu saya dan teman saya 4 tahun yang lalu..
sama2 baru mengikut kelas SPK.. dan saya menjadi murid dan dia murid jg...
lalu ketika sedang interview kelulusan..
saya sebagai pemimpin berhak jg angkat suara untuk meluluskan peserta murid SPK..

saya terkejut melihat teman saya yang dahulu sama2 murid,tetapi sekarang saya menjadi ketuanya dan dia saya menentukan kelulusan dia.
disitu saya melihat iman dari saya,sebelum dia di interview dia sudah lulus 100%.
kenapa saya bisa berkata demikian?
karena saya melihat dia menunggu dengan kesetiaan yang begitu lama waktunya.
sampai 3 tahun dia menunggu
karena hatinya bukan berkata untuk mencapai kelulusannya. tp dia untuk setia dalam proses pembentukan yang lama dan dia mau melayani dengan segenap hati.

ketika saya bertanya-tanya dan banyak ngobrol ama dia.
saya tanya: kenapa kok bisa anda bertahan sampai sekarang mengikuti SPK? dan kenapa dulu anda tidak lulus?
dia jawab seperti ini.. dulu dia sudah mengikuti kelas dengan baik,dan tidak absen,dan syarat2 kelulusan sudah mengikuti dengan baik. hati dan sikap pun sudah benar dia lakukan.
dan karena dia berhalang tidak bisa mengikuti reat2 kepuncak. yang disebut CG(Champion Gathering)
dia terpaksa mengulang lagi kelas SPK... dan dia dengan senang hati...
lalu setelah berjalannya waktu,dia sudah mengikuti semua dan sudah menunggu 1 tahun lebih..
tetapi alhasil,dia lupa diberitahu bahwa dia akan di interview. dan tidak ada yang mengabari dia..
karena tidak mengikuti interview..
terpaksa dia tidak lulus kembali, padahal dia berhak menerima kelulusan..

sampai waktu tanggal 31 januari 2010,dia mengikuti interview dan dinyatakan lulus tanggal 2 februari 2010..
dan dia sudah menunggu dalam waktu 3 tahun lebih dengan setia masih tetap komsel dan beribadah, dan hatinya tertanam di dalam gereja lokal.
meski teman dia banyak yang dari gereja lain,komunitas yang berbeda sering mengajak dia.
tetapi tetap dia mempunyai hati setia dan taat ama gereja lokalnya. dan dia tidak mau pindah2..

waw... jawaban yang luar biasa sekali?
teryata yang sanggup membuat dia taat dan setia adalah hidupnya di dukung oleh
KOMUNITAS....
saat dia mengalami proses yang sebenernya bisa dia kecewa,kesel,males ke gereja,DLL.
dia bercerita.. tanpa komunitas saya tidak bisa kuat sampai sekarang ini!!!

dari saya komsel 4 tahun yang lalu yang berjumlah kurang lebih 12 orang..
dan sampai sekarang dia masih tetap bertahan untuk komsel..
meski cuma pernah dan ampir sering terjadi. komsel hanya 2 orang saja.. tetap dengan sangat antusias dia berkata: dia masih cinta Tuhan dan semangat KOMSEL....
meski berdua,tetap komunitas yang berdua ini yang mendukung dia bertumbuh sampai sekarang ini..

pertanyaan terakhir saya bertanya pada dia..
ketika sudah lulus SPK..senang tidak bisa melayani?
dan gmn rasanya?
dia jawab.. sebenernya saya sudah melayani Tuhan dari dulu sampai sekarang..
karena bukan dengan saya harus lulus dulu saya melayani..
dan saya bersyukur hari ini.. Tuhan kasih Proses pembentukan yang sangatt menyenangkan..
Tuhan bri karunianya pada saya..
saya bertanya.. karunia apa yang diberikan Tuhan?
dia jawab yaitu KARUNIA MENIKMATI..
tidak semua orang memiliki karunia menikmati,karena banyak orang yang melihat kemampuan dan talentanya cuma segini,saya dibandingkan dengan orang lain tidak ada apa2nya, saya cuma segini...

tp dia mensyukuri apa yang Tuhan telah berikan.. dia mau menikmati segala apa yang dia punya..
dia mau pakai semuanya.. karena MENIKMATI apa yang menjadi pemberian Tuhan. itu karunia dan memakai karunia MENIKMATI apa yang kita miliki dan kita bagikan ke orang lain..
itu sangat dasyatt sekali...
waw... jawaban yang luar biasa.....

saat itu saya teringat dengan kisah tokoh alkitab:
kisah para rasul 2 41-47

CARA HIDUP JEMAAT YANG PERTAMA

41Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.

42Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa

43Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda.

44Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama,

45dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing.

46Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati,

47sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.

dari ayat yang kita baca di atas.
saat itu petrus sedang berkotbah,dan 3000 jiwa.
begitu luar biasa sekali, ketika petrus berkotbah dan yang menerima diri untuk dibaptis sampai 3000 orang..

ketika mereka sudah menerima injil. bagaimanakah cara mereka supaya terus menerus bertumbuh?
bahkan di ayat 47 berkata: jumlah mereka BERTAMBAH....

bisa anda bayangkan sejenak...
mengurus 3000 jiwa, itu pun belom lagi yang bertambahnya...
dan pertanyaan nah sebanyak itu mereka saling bertekun,mengajar...

dan yang kita bisa ambil kesimpulan dari jemaat yang pertama adalah..
hidupnya SALING BERKOMUNITAS....
mereka saling membantu,bertekun dalam pengajaran rasul-rasul..

jd hidup mereka semua itu, tidak saling iri,tidak saling bekerja sendiri..
mereka memiliki hidup saling..
karena petrus tidak mungkin yang mengurus jemaat 3000 jiwa diajarkan terus-menerus..
tp kita lihat...
yang menyelamatkan dan memajukan pertumbuhan kerohanian dan jumlah mereka adalah..
KOMUNITAS...

ketika ada yang susah,mereka saling memberi.. segala kepunyaan mereka,adalah kepunyaan bersama..
bahkan sampai ada yang melakukan tindakan xtreme. yaitu menjual harta miliknya,lalu dibagi-bagikan kepada semua...

yang paling penting.. sambil mereka memuji Allah,mereka pun disukai sesama...

indah bukan?
mari kita wujudkan hidup yang saling KOMUNITAS.... dan berkomunikasi satu dengan yang lainnya..
janganlah kita menghakimi,berpandangan buruk kepada orang lain,saling menjatuhkan,tidak mau bersatu,mudah curiga sama orang,kepahitan,kebencian..

itu membuat hidup kita rugi sendiri...

HIDUP ADALAH DALAM KOMUNITAS , KOMUNIKASI ADALAH KEHIDUPAN.
TANPA KOMUNIKASI DAN KOMUNITAS MANUSIA TIDAK BISA HIDUP SENDIRI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

gen-x